Share

17. KEGUGURAN

Seperti biasa, Rakha terbangun di sepertiga malam untuk menunaikan shalat sunah tahadjud.

Diliriknya ke arah jam dinding yang menunjukkan pukul 02.30 WIB dini hari.

Rakha duduk di tepian ranjangnya sambil mengerjapkan mata beberapa kali. Sekedar mengusir kantuk dan mengumpulkan kesadarannya.

Guncangan pelan di atas tempat tidur membuat Rakha menoleh ke belakang, dimana Rania terlihat gelisah dalam tidurnya. Meski saat itu rambut panjang Rania kelihatan berantakan, namun bagi Rakha, hal itu tak sama sekali mengurangi kecantikan Rania. Diam-diam, Rakha tersenyum tipis, ketika ingatannya tertuju pada kejadian semalam sebelum mereka tidur.

Ada kemajuan dalam hubungan ini, ucap batin Rakha. Dia sangat bersyukur jika kini perlahan Rania mulai bisa mengungkapkan isi hatinya meski belum secara gamblang. Setidaknya, Rania sudah mulai bisa di ajak bicara dari hati ke hati dengannya.

Dari pengak

Herofah

Semoga suka... Jangan lupa vomentnya..

| Sukai
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status