Share

Aku Tidak Akan Pernah Mengampunimu, Mas!

"Oke. Kerja bagus. Kita keluar dari rumah ini sekarang. Kita tunggu hasilnya nanti."

Langkah kami terhenti ketika mendengar suara pintu dibuka. Aku menelan ludah, memegangi lengan Kafka. 

Bang Tirta buru-buru menarik kami ke dalam sebuah ruangan. Aku tidak mengerti ruangan apa itu. 

"Lucu banget." Terdengar suara Rini. 

Ini benar-benar masalah besar. Kami terjebak sepertinya di sini. Mana suara mereka terdengar jelas sekali. Kenapa kami tidak sadar kalau mereka sudah kembali?

"Silent ponsel kalian," kata Kafka sambik mengeluarkan ponselnya dari saku. 

Untung saja ponselku baterainya masih banyak. Aku menggigit jari, bagaimana caranya kami bisa keluar dari sini?

"Sesek banget di sini. Gak ada udara masuk apa, ya?" gumam Bang Tirta kesal. 

Aku memperhatikan sekitar. Sepertinya ventilasi hanya sa

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (2)
goodnovel comment avatar
Ruqi Ruqiyah
waduuuuhhhh jdi penasaran....lanjutt thor
goodnovel comment avatar
Rieca Chandra
Si reno dan sepupunya nina hrs dihukum mati tuh biar setimpal
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status