Share

Part 8 : Taktik Razka

My Actor

"Ngebatalin? Emang segampang itu?" Razka menatap Alana dengan sengit.

"Kenapa tidak? Tinggal bilang batal aja, udah, selesai! Beres!" ujar Alana enteng.

Razka menyapu kasar wajahnya. Dia tahu konsekwensinya jika sampai terjadi pembatalan kerja sama, apalagi secara massal. Bisa-bisa tamat riwayat karirnya.

"Nggak bisa begitu, dong!" ujar Razka disertai decak.

"Kenapa nggak?" sambar Alana dengan mimik tanpa beban.

"Nggak usah pakai-pakai ancaman segala!"

"Aku nggak ngancam, kok. Cuma ngasih tahu aja. Mumpung kamu ke sini. Lebih enak kalau dengar langsung, kan?"

Melihat Alana yang memperlihatkan sikap demikian, Razka seketika memutar otak agar hal itu jangan sampai terjadi. Sejujurnya dia khawatir jika Alana sampai membuktikan kata-katanya.

"Okey, sekarang kita bicara baik-baik." suara Razka mulai merendah.

"Mau bicarain apa lagi? Toh, ujung-ujungnya juga kamu akan seenak kamu sendiri." Kali ini berganti, Alana yang berbicara dengan nada sengit.

"Okey, aku akui aku se
Locked Chapter
Continue to read this book on the APP

Related chapters

Latest chapter

DMCA.com Protection Status