Share

Akhir cerita (Tamat)

Kami melangkah menuju mushala rumah sakit, Umi Sepuh terus saja mengandeng tanganku tanpa terlepas. 

"Kita akan berdo'a disana, meminta pada sang pencipta agar Usman baik-baik saja!" Umi Sepuh berkata yang aku jawab dengan anggukan saja. 

Setelah salat dan berdo'a, Umi Sepuh membalikan badannya. Dia menatapku sendu. 

"Apa kamu menyesal telah menikah dengan anakku, Sal?" tanya Umi Sepuh tiba-tiba. 

Aku menggelengkan kepala, "tidak sama sekali, Umi. Salma yakin semua yang terjadi pada Salma adalah garis tuhan yang telah tertuliskan bahkan sebelum Salma lahir."

"Selama ini Usman tak pernah memberimu kebahagian, mungkin semua inilah karmanya. Aku sendiri begitu sedih dengan semua ini, apalagi kamu yang telah tersakiti."

"Sedih itu manusiawi, Umi. Namun bukan berarti menyesal dan merutuki nasib. Salma ikhlas menjalani semua ini."

 <

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (9)
goodnovel comment avatar
Susi Similikiti
terimakasih thor cerita yang tidak bertele-tele
goodnovel comment avatar
Umi Haina Umi Haina
Alhamdulillah endingnya bagus .terimakasih Thor
goodnovel comment avatar
liza sarah
baguuus. gk bertele2. endingnya bagus. kejahatan tdk akan pernah menang. trmksh thor. smngat utk cerita lainnya. sukaaaak, bab nya gk panjang2.
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status