Share

Tujuh

Dengan seragam rapihnya Alin berjalan menunju meja makan. Dirinya terheran-heran kala kakak dan mamah tirinya sedang menyiapkan makanan.

Tidak sampai disitu, tadi pagi-pagi sekali mamahnya membangun kan dia. Ia kira akan disuruh ini itu ternyata hanya untuk mengingatkannya bahwa hari ini sekolah. 

"Eh Alin? Sini makan gue udah masakin buat lo." Ucap Alya.

"Gak usah repot-repot kak," alibi Alin.

"Udah kamu duduk aja. Anggap aja ini permintaan maaf dari kami," ucap sang mamah menyuruh Alin duduk.

Alin menurut, melihat hidangan dihadapannya yang begitu banyak. Biasanya dia sarapan hanya dengan roti dan segelas susu saja.

Alin melirik kakak dan mamahnya. Gadis itu bertanya-tanya apakah mereka sedang kesurupan jin baik?

Soalnya momen ini sangatlah langka. Yang mereka biasa lakukan hanyalah menyiksa nya.

"Tenang Alin, gak gue kasih racun ko. Ya kan mah," ucap Alya.

"Iya Lin, makan coba. Kami udah susah payah biki

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status