Share

Stuntman
Stuntman
Penulis: Rani Mulyani

Prolog

-

Tentang tiga tokoh yang menduduki peringkat paralel tiap tahunnya di SMA Nufa. Tentang bagaimana memahami taktik dan kelemahan lawan untuk lebih mengunggulinya. Tentang kehancuran transparan yang sebenarnya selalu mengikuti kemana arah langkah kaki kita pergi.

Tentang peran utama, peran pengganti, dan watak tokoh antagonis yang sama-sama bisa hadir dalam satu pribadi diri. Tentang karakter manusia yang terlahir baik dan sempurna, lama-lama jadi ternoda karena lingkungan tidak tepat yang tumbuh bersamanya.

Kisah klasik ini berisi tentang perjuangan peran pengganti untuk mencapai satu peran utama yang paling penting dalam seluruh kehidupan manusia. Mengajarkan betapa pentingnya hidup sesuai takdir dan jalan lurus masing-masing.

Gengsi bukanlah segalanya. Cinta juga bukan hal yang harus selalu dijunjung tinggi untuk menggeser keegoisan seseorang. Yang terpenting adalah hidup nyaman dan aman dengan orang-orang terkasih. Orang-orang baik atau jahat yang tanpa sadar sedikit banyak membantu dalam hal kecil sekalipun.

Membuat Albi melupakan trauma masa lalunya. Menghadapi dengan berani kenyataan yang sudah ada di depan matanya. Kemudian terus menyembuhkan dirinya sendiri untuk menjadi manusia yang normal. 

Juga Pena yang perlahan bisa terbuka dengan seseorang. Punya banyak teman yang saling pengertian. Hingga kasih sayang dari orang yang spesial. Kejelasan masa lalu keluarga yang perlahan terungkap akan mendatangkan kebahagiaan untuknya di akhir pernderitaan dan di awal kehidupan normalnya, nanti.

-

Prolog

-

Pena tak pernah begitu menyukai pemeran utama wanita dalam film atau drama yang ditontonnya. Baginya, pemeran pengganti lebih menarik. Bagaimana aksinya tiba-tiba membelah konsentrasi dan kemunculannya selalu dinanti-nanti. Lalu saat ia mulai beraksi, totallitynya sampai mati. Bahkan Pena selalu kagum melihat aksi heroik stuntman yang tidak main-main selama latihan untuk mendalami perannya sebagai pemeran pengganti yang heroik dan tidak terkalahkan.

Anggap saja Pena terlalu obsesi dengan film-film action seperti itu. Sampai-sampai Pena pernah kepikiran untuk selalu menjadi stuntman dalam kehidupannya. Heroik dalam membantu orang dan tidak terkalahkan dalam segala kesempatan dan atau oleh keadaan. Hampir sih, untung Pena masih ingat alasan ia dilahirkan di dunia ini. Tuhan sudah susah-susah merencanakan kehadiran Pena untuk menjalani skenario takdir buatan-Nya tapi Pena malah mau menjadi stuntman seumur hidup? Namanya cari bencana.

Mungkin kalian akan berpendapat kalau pemeran utama yang sesungguhnya adalah Minerva Anjani, bunga sekolah yang didambakan para adam di SMA Nufa. Sudah cantik, pintar, baik pula. Siapa yang tidak terpesona? Tidak ada.

Ya, kecuali satu sih. Bos besar Nufa.

Albino Syahrian.

Perawakannya tegap dan gagah. Walau tidak begitu mempunyai otot yang kerap diperlihatkan, bukan berarti Albi ini orang yang lemah. Julukannya saja Bos Besar Nufa, sudah bisa ditebak kalau Albi ini yang bisa menskakmat hampir seluruh penghuni Nufa. Kecuali lagi, Pena.

Pevita Natalia mungkin gadis cuek sejagat raya yang sayangnya menjadi saingan terjenius Albi dan Minerva. Perawakannya ideal dengan tinggi badan sesuai porsi gadis seusianya. Wajahnya bulat dan baby face. Memiliki hidung mungil yang mancung dengan alis yang tebal dan bulu mata pendek.

Albi, Pena, dan Minerva berlomba-lomba di papan peringkat paralel sekolah yang dari dulu tidak pernah berubah. Selalu saja Albi nomor 1, Pena nomor 2, dan Minerva nomor 3.

Mungkin kalian juga kaget seorang Pevita Natalia yang notabenenya berasal dari kelas troublemaker 11 IPS 5 mampu menduduki peringkat paralel 2 dari kelas 10. Namun begitulah kenyataannya Pena. Selain rajinー oh ralat, terpaksa rajin belajar, Pena juga gadis misterius yang menyimpan banyak rahasia tentang kehidupannya yang jauh dari kata biasa saja.

Ketiga orang jenius itu suatu ketika dihadapkan dengan situasi buruk, di mana mereka harus saling mengalahkan untuk mendapat gengsi yang besar. Kemudian drama percintaan segitiga juga mewarnai kehidupan SMA mereka. Kasus kriminal yang berujung pada kekacauan tiga keluarga sekaligus menjadi drama kehidupan yang hampir bisa dijadikan series saking alaynya ーmenurut Pena.

Pada awalnya, memang Minerva yang paling banyak disorot sebagai pemeran utama. Sedangkan Pena fer-fer saja menjadi pemeran pinggiran. Namun seiring berjalannya waktu, Pena sadar kalau hidupnya gak melulu untuk jadi stuntman. Dan berita buruknya, orang yang menyadarkan Pena akan hal itu adalah musuh terbesarnya, Albi.

"Menikmati peran utama dalam hidup itu penting."

Begitulah kata Albi. Ironisnya, pemuda jenius berwatak antagonis dan menyebalkan itu berhasil menyeret Pena keluar dari zona nyamannya sebagai stuntman selama 17 tahun. Kemudian mulai bertualang bersama Albi dalam menikmati peran utama di dalam kehidupannya.

Hingga akhirnya, Albi dan Pena sama-sama terjerembab ke dasar jurang kehidupan yang membuat mereka saling bergandengan tangan untuk bangkit dan mengungkap satu persatu misteri yang berkaitan satu sama lain.

Drama percintaan remaja yang memorable dan manis pada akhirnya menemukan ujung yang bahagia jika dituangkan ke dalam cerita. Mereka saling mencairkan gunung es di hati masing-masing. Saling memahami tipikal diri. Saling menjaga dan menyayangi. Puncaknya, penemuan jati diri yang hangat dan penuh dengan cinta.

-

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status