Share

Bab 12

DIKIRA SUAMI PENGANGGURAN

Bab 12

πŸ€πŸ€πŸ€

"Iya karena-" ucapan suami terpotong saat ponselnya berbunyi.

"Sebentar Yun, Abang angkat telepon dulu," katanya sambil meraih ponsel android keluaran terdahulu itu.

Suami pun bicara dengan seseorang yang ada di dalam sambungan telepon itu, entah apa yang mereka bicarakan yang jelas setelah menerima telepon itu Bang Wija terlihat sangat cemas.

Buru-buru ia bangkit dan memakai celana panjang serta jaket.

"Loh Abang mau kemana? Kok buru-buru begini?" tanyaku cepat.

"Abang ada urusan penting, sebentar ya Yun."

"Urusan apa?"

"Ini tadi teman Abang telepon katanya Abang harus cepet ke sana sekarang juga."

"Iya tapi kemana?" tanyaku makin penasaran.

"Udah nanti aja Abang jelasin ya, sekarang Abang pergi dulu assalamualaikum." Suamiku buru-buru pergi setelah mengecup keningku dan mengucapkan salam.

Huh dasar, jangan-jangan bukan ada urusan penting tapi Bang Wija mau main kartu lagi sama temen-temennya, alasan aja kek orang panik biar aku percaya, pa
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status