Share

78. Tuduhan

“Kau baik-baik saja?”

Abri memberikan segelas kopi panas pada Derren dan itu bergabung dengan mereka bertiga.

Derren, Abri, Abdul dan Orlan, kini sedang berkumpul di salah satu meja yang ada di kafetaria rumah sakit setelah 3 teman Derren menjenguk Ayah kawan mereka.

“Apa aku terlihat baik?” balas Derren, menunjuk ke arah mata Panda yang terlihat semakin parah saat ini.

3 orang teman lelaki yang tadinya hanya niat bergurau, kini malah menertawakan kemalangan temannya dengan sangat menikmatinya.

“Tentang Ayahmu—“ Abri mengerutkan keningnya dalam. “Bukankah ada sesuatu yang aneh padanya?”

Abdul dan Orlan mengangguk menyetujui hal tersebut.

“Sepertinya kita memang harus curiga,” sahut Abdul, tampak memikirkannya dengan serius.

“Kamu bilang ada lebam di sekitar tubuhnya, kan?”

Derren mengangguk setelah mendengar pertanyaan dari Orlan. Ketiga lelaki di depan Derren terlihat berpikir setelah melihat
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Iin Romita
Mereka ini ... jarang banget ada adegan mesra2an... kek kucing dan tikus..
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status