Share

Bab 9

Ingin Cepat Kaya

"Kamu nggak ke kantor?" tanya Pak Hasan.

"Ya ke kantor, Pa. Ada banyak berkas yang harus kutanda tangani," jawab Izzah sambil tersenyum.

"Alif nanti kamu ajak ke kantor 'kan? Beri dia jabatan sesuai keahliannya." Pak Hasan memerintahkan kepada putrinya itu.

"Emmm...memangnya dia pernah punya pengalaman apa selain jadi driver ojek, Pa?"

"Dulu, dia pernah bekerja sebagai staf administrasi kata Pak Herman," jawab Pak Hasan.

"Ya sudah, kalau begitu nanti kupekerjakan dibagian itu aja, Pa."

"Tapi, apa nanti suamimu mau di beri jabatan biasa seperti itu? Saran Papa sih, berikan dia jabatan sebagai wakil direktur, kebetulan kan jabatan itu lagi kosong."

"Tapì apa skill-nya mumpuni untuk jabatan itu, Pa? Aku nggak suka sama orang yang main-main," jawab Izzah lirih.

"Saat ini mungkin belum, tapi dia kan bisa belajar, nanti biar dia ambil kuliah kelas ekstension juga. Karena biar bagaimanapun, saat ini dia adalah suamimu, menantuku, masak iya dia hanya diberi jabatan staff bias
Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP
Komen (1)
goodnovel comment avatar
Izha Effendi
terserah mau dipikah mana thorr,,uda bosan saya baca cerita nya,ckup sampai disini aja bacanya..uda mlas ,bkin sakit hati lihat laki2 tua bangka sok baik itu
LIHAT SEMUA KOMENTAR

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status