Share

BAB 15.

Hallo selamat datang di cerita ini. Tendero dan Kanisa come back lagi. Semoga kalian menyukai cerita ini yah. 

Jangan lupa setelah membaca mohon tinggalkan jejaknya dengan memberikan ulasan pada cerita ini sebagai bentuk dukungan. Jika berkenan boleh juga kasih krisar di kolom komentar.

Terima kasih.

Selamat menikmati :)

***

Kanisa berulang kali mengubah posisi tidurnya. Namun tetap saja dia tidak bisa tidur juga, padahal sekarang jam sudah menunjukan pukul dua belas malam. Seberapa keras pun dia berusaha menutup matanya, kedua matanya itu tetap akan terbuka lagi dan lagi.

Dengan kesal Kanisa bangkit terduduk. Tangannya bergerak mengusak kasar rambutnya, dia menatap sekelilingnya dengan hampa.

“Ck, kenapa aku tidak bisa tidur juga sih,” gerutunya pelan.

Kanisa kemudian bangkit berdiri. Berjalan mendek

Bab Terkunci
Membaca bab selanjutnya di APP

Bab terkait

Bab terbaru

DMCA.com Protection Status